Kantor Kementerian Agama Kabupaten Demak
Strategi keamanan tahun 2025 tidak hanya berfokus pada perangkat keras, tetapi juga membangun human firewall. Distribusi dokumen prosedur dibagi ke dalam empat klaster utama untuk memastikan perlindungan holistik: dari manajemen akses pengguna hingga penanganan insiden kritis.
Validasi Role-Based Access Control (RBAC) untuk setiap pegawai. Pencabutan akses staf mutasi/pensiun.
Pengamanan ruang server. Kontrol suhu AC (18-22°C) dan manajemen kabel rak server.
Enforce kompleksitas sandi (8 char, simbol, angka). Rotasi wajib setiap 3-6 bulan.
Backup Incremental (Senin-Kamis) & Full Backup (Jumat). Penyimpanan Offline anti-ransomware.
Pemisahan SSID Tamu/Staff (Mei) dan Wajib Install Antivirus Real-time Protection (Juni).
Update OS/Firmware rutin (Juli). Blokir situs judi/warez dan kebijakan Email Dinas (Agustus).
Akses VPN only untuk WFH (September). Labeling dan Database Aset TIK (Oktober).
SOP penanganan saat diretas: Lapor -> Isolasi -> Bersihkan -> Restore.
Evaluasi log jaringan, uji kepatuhan, dan revisi kebijakan untuk 2026.
Visualisasi Dokumen 11: Langkah taktis yang wajib diambil saat terjadi serangan siber.
Pegawai lapor ke Hotline IT
Cabut LAN/Matikan Wi-Fi
Hapus Malware/Patch Celah
Pulihkan dari Backup Offline (Doc 04)
Grafik ini menunjukkan estimasi peningkatan skor keamanan (*Security Posture*) Kemenag Demak seiring implementasi 12 dokumen SOP.
Fokus pada akses, fisik, dan password. Peningkatan keamanan mendasar.
Lonjakan keamanan berkat implementasi Backup & Antivirus.
Kesiapan penuh dengan Inventaris Aset dan Protokol Insiden.