Latar Belakang: Koneksi Tanpa Batas
Mobilitas kerja modern menuntut infrastruktur Wi-Fi yang tidak hanya ada, tapi juga handal. Tahap 4 berfokus pada standarisasi konfigurasi Access Point untuk menciptakan ekosistem nirkabel yang Aman (tersegmentasi) dan Luas (tanpa dead zone).
Keamanan Data
Pemisahan total trafik Staff & Tamu.
Luas Cakupan
Eliminasi Blank Spot area kerja.
Dampak Optimasi (Proyeksi)
Perbandingan metrik performa sebelum vs sesudah optimasi
Strategi Teknis & Konfigurasi
Tiga pilar utama dalam pembenahan infrastruktur nirkabel: Segmentasi SSID, Perencanaan Frekuensi, dan Perluasan Sinyal.
SSID Utama (Staff)
Secure- WPA2-Enterprise: Autentikasi tingkat tinggi.
- Hidden SSID: Tidak terlihat publik (opsional).
- VLAN Dinas: Akses penuh ke server lokal.
SSID Tamu (Public)
Isolated- Voucher/Portal: Login sementara/berkala.
- Client Isolation: Tidak bisa akses perangkat lain.
- Internet Only: Blokir akses ke server lokal.
Manajemen Kanal (Channel Planning)
Kunci kestabilan Wi-Fi adalah menghindari "tabrakan" sinyal. Kami menerapkan pola 1-6-11 pada frekuensi 2.4GHz dan memprioritaskan 5GHz untuk area padat (Aula/Rapat).
Hanya menggunakan kanal non-overlapping (1, 6, 11).
Jadwal Implementasi
Timeline eksekusi kegiatan Juli - Agustus 2025.
Zero Interference
Kanal tertata rapi, tidak ada penurunan kecepatan akibat bentrokan sinyal.
Keamanan Tamu
Akses internet layak, namun terisolasi total dari server data internal.
Seamless Roaming
Pindah ruangan tanpa putus koneksi saat Video Call (Zoom/WA).
Preview Output: Draft BAB V Juknis
5.1 Standar Penamaan
- Naming Convention (Official/Guest)
- Password Rotation Policy
5.2 Konfigurasi Teknis
- Channel Width (20MHz for 2.4G)
- Encryption (AES Only)
5.3 Troubleshooting
- Connected No Internet
- DHCP/IP Issues